TEKNOLOGI DAN INDUSTRI KOMUNIKASI: Infrastruktur komunikasi
Andryrean Anthoneus
Program studi Ilmu Komunikasi
Kelas 2PIK51
Definisi Telekomunikasi
Telecommunication, Kata perancis yang dicetuskan oleh eduouard estaunie, 1904. Dalam bahasa yunani “tele” artinya jauh dan “communicare” artinya berbagi. Maknanya pemancaran sinyal dalam jarak jauh untuk tujuan komunikasi. Komunikasi di masa lalu masi menggunakan alat – alat seadannya seperti: kentongan, asap, peluit, dan yang lainnya namun seiiring berkembanganya jaman di masa kini kita menggunakan seperti: telepon, email, dan sms. Di dalam telekomunikasi juga memiliki tiga unsur utama diantaranya, transmitter: alat untuk mengambil informasi dan mengubahnya menjadi sinyal. Transmisi medium berguna sebagai pembawa sinyal. Juga reveiver yang berguna untuk menerima sinyal dan mengubahnya menjadi informasi yang berguna. Contohnya dapat kita lihat di siaran TV yang menjadikan menara sebagai transmitter, udara sebagai medium dan pesawat TV sebagai recievernya. Ada juga istilah istilah penting dalam telekomunikasi seperti point-to-point dan telekomunikasi broadcast, sinyal analog dan sinyal digital juga jaringan.
Perkembangan Infrastruktur komunikasi
Berkembangnnya infrastruktur jaringan seperti yang kita semua tahu melalui beberapa tahapan dimulai dengan telepon lalu sateli seluler dan fiber optic. Wujud telekomunikasi yang di temukan oleh seorang ahli kelistrikan ternama yaitu Alexander graham bell pada tahun 1876 berupa telepon , yang dimulai dengan kabel terrestrial, diluaskan melalui kabel laut lalu di globalkan melalui satelit melahirkan perusahaan pengelola seperti PT Telkom yang dulu namanya perumtel, untuk menangani telekomunikasi domestic, dan PT indosat untuk telekomunikasi internasional namun sekarang tidak lagi, yang semula hanya untuk suara namun sekarang untuk layanan nilai tambah seperti kebutuhan multi media dan yang lainnya yang membuat beragam.
WIRED VS WIRELESS
WIRED : fixed line/ kabel biasanya memiliki namyak kendala dan biaya pemasangannya lebih tinggi dibandingkan dengan wired .
WIRELESS: memanfaatkan gelombang radio dari single- side band yang diarahkan ke sateli yang memiliki kendalan keterbatasan jangakauan spektrumnya
Satelit Komunikasi
Pembangunan satelit perlu investasi yang mahal, lebih lagi untuk negara yang sebesar Indonesia yang berciri archipelago. Satelit disatukan oleh system komunikasi satelit domestic seperti, Palapa A pada tahu 1970-an, dan Palapa B pada tahun 1980-an, juga Palapa C pada tahun 1990-an . selain dengan membuka pendapatan baru palapa juga meningkatkan persatuan bangsa. Dan indosat menjadi gerbang ke komunitas dunia
Jaringan seluler
Perkembangan komunikasi dipacu oleh seluler yang di gerakkan oleh munculnya teknologi seluler, yang mulai popular pada pertengahan tahun 1990-an. Yang memiliki dua menfaat yaiyu mengatasi mahalnya pembangunan dengan kabel yang juga sesuai dengan perubahan gaya hidup masyarakat yang inginkan mobilitas tinggi. Dalam waktu yang sangat singkat jumlah pelanggan seluler lebihi jumlah pelanggan telepon kabel. Jumlahnya di seluruh dunia sampai pada akhir 2017 adalah lebih dari 5 milyar di indonseia sendiri hinggan Q3 2017 mencapai 371,4 juta. Seluler dimulai oleh amerika cikal dan bakalnya layanan seluler dimulai ketika AT&T dan southwestern bell tahun 1946 menciptakan layanan telepon radio bergerak lalu pada tahun 1968 transfer otomatik pembicaraan dari satu sel ke sel lain dan pada tahun 1973, dokter martin cooper dari Motorola menemukan handset ponsel untuk pertama kalinnya. Jaringan pertama yaitu 1G pada tahun 1970-an, merupakan jaringan analog yang berbentuk layanan telefoni. Dengan tipe AMPS yaitu advanced mobile phone system. Kemudian pada thaun 1982 berkembangalah GSM global system for mobile communication. dan pada tahun 1993 muncul jaringan yang kompitabel untuk seluruh dunia. Telekom nirkabel missal. Ditengah 1990-an 2G nirkabel digital GSM dan juga AMPS memiliki aliran data dari 9,6 – 14,4 kbps. Di pertengahan decade pertama tahun 2000-an muncullah 3G layana video dan audio yang berkualitastunggi yang bisa untuk video conferencing juga browsing internet.
Palapa Ring
Palapa ring merupakan jaringan serat optic nasional yang akan menghubungakn 33 provinsi, 440 kota/ kabupaten di seluruh Indonesia. Yang memiliki panjang kabel laut 35,280 km juga kabel darat 21,807 km yang juga di danai oleh PT konsorsium PT telekomunikasi indonseisa, indosat, dan perusahaan lainnya. Palapa ring inimemiliki manfaat diantarannya, terseduabta layanan komunikasi dari voice hingga broadband hingga sampai seluruh kota/ kabupaten. Terjadinya efisiensi investasi yang mendorong tariff telekomunikasi semakin murah. Akan semakin banyak aplikasi e-learning, e-commrence, e-government, dan yang lainnya yang semakin mempermudah masyarakat.
Simpulan
Infrastruktur telekomunikasi sangat berpengaruh pada penyebaran dan pemerataan informasi diindonesia. Sebagai Negara kepulauan, Indonesia memburtuhkan berbagai jenis infrastruktur telekomunikasi sehingga seluruh masyarakat bisa mengakses informasi dan komunikasi secara lebih merata.
Daftar Pustaka
Joseph Straubhaar , Robert LaRose, Lucinda Davenport. (2012). Media Now : Understanding media, culture, and technology. 7 Wadsworth Cengage Learning, Boston
Joseph R. Dominick. (2012). The Dyneamics of Mass Communication : Media In the Digital Age .12.McGraw-Hill Education, London. My Blog : koklupamandi.blogspot.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar